Surabaya | Kin.co.Id — Kepala Rutan Kelas I Surabaya, Tristiantoro Adi Wibowo, menghadiri pelaksanaan salat tarawih perdana warga binaan pemasyarakatan (WBP) di Masjid At-Taubah Rutan Surabaya, Rabu malam (18/2/2026). Ibadah tersebut digelar menjelang 1 Ramadan yang berdasarkan ketentuan pemerintah dimulai pada 19 Februari 2026.
Salat tarawih diikuti warga binaan beragama Islam dan berlangsung tertib dengan pengawasan petugas. Suasana khidmat menyelimuti masjid saat para WBP melaksanakan ibadah sebagai bagian dari pembinaan keagamaan selama bulan suci. Selain tarawih, kegiatan Ramadan di dalam rutan juga diisi dengan tadarus Al-Qur’an yang dijadwalkan rutin sepanjang bulan puasa.

Dalam kesempatan tersebut, Tristiantoro menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa kepada seluruh warga binaan. Ia menekankan bahwa Ramadan menjadi momentum penting untuk meningkatkan kualitas ibadah, memperbaiki sikap, serta memperkuat kedisiplinan selama menjalani masa pembinaan.
“Manfaatkan bulan Ramadan ini untuk memperkuat keimanan dan menjaga perilaku yang lebih baik. Pembinaan tidak hanya soal aturan, tetapi juga perubahan dari dalam diri,” ujarnya.

Pelaksanaan kegiatan keagamaan ini merupakan bagian dari program pembinaan kepribadian yang dijalankan sesuai kebijakan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan melalui Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, dalam rangka memastikan pemenuhan hak beribadah warga binaan secara terstruktur dan sesuai ketentuan.
Melalui kehadiran langsung dalam tarawih perdana ini, Kepala Rutan menegaskan komitmen institusi untuk terus menghadirkan pembinaan yang humanis, terarah, dan berorientasi pada pembentukan karakter positif bagi warga binaan.
