Tulungagung | Kin.Co.Id – Ramadan selalu menghadirkan suasana yang berbeda. Ada ketenangan, ada harap, ada doa yang diam-diam dipanjatkan di setiap detik menjelang berbuka. Pada hari kedua Ramadan yang bertepatan dengan Jumat penuh berkah, Kapolres Tulungagung, Ihram Kustarto, bersama Pejabat Utama Polres Tulungagung memilih turun langsung ke jalan, membagikan takjil kepada para pengguna jalan yang melintas di depan Mapolres.

Di tengah padatnya kendaraan dan kesibukan masyarakat menjelang magrib, tangan-tangan berseragam itu menyodorkan paket takjil dengan senyum tulus. Sederhana, namun sarat makna. Sebab di bulan suci ini, sekecil apa pun kebaikan, nilainya dilipatgandakan oleh Allah SWT.
Bagi sebagian pengendara, takjil itu mungkin hanya sebotol minuman dan makanan ringan. Namun bagi hati yang sedang menanti azan magrib, itu adalah perhatian. Itu adalah pengingat bahwa di tengah perjalanan hidup yang terkadang melelahkan, masih ada kepedulian yang menyapa.

Ramadan bukan sekadar ritual menahan lapar dan dahaga. Ia adalah madrasah jiwa, tempat hati ditempa untuk lebih peka, lebih lembut, dan lebih peduli. Melalui kegiatan ini, Polres Tulungagung ingin menghadirkan wajah pelayanan yang bukan hanya tegas dalam tugas, tetapi juga hangat dalam kemanusiaan.
“Semoga apa yang kami lakukan hari ini menjadi bagian dari amal ibadah dan membawa keberkahan bagi masyarakat Tulungagung. Ramadan adalah waktu terbaik untuk berbagi dan memperkuat persaudaraan,” tutur AKBP Dr. Ihram Kustarto dengan penuh harap.

Jumat di bulan Ramadan adalah pertemuan dua kemuliaan waktu. Dan di momen itulah, kebaikan ditebar tanpa pamrih, doa mengalir tanpa suara, dan harapan dipanjatkan agar keamanan, ketertiban, serta kedamaian senantiasa menyertai Kabupaten Tulungagung.
Sore itu, bukan hanya takjil yang dibagikan. Ada pesan tentang keikhlasan. Ada keteladanan tentang kepedulian. Dan ada harapan bahwa Ramadan ini menjadi titik penguat iman, penjernih hati, serta pengikat kebersamaan antara kepolisian dan masyarakat.
